KOMUNIKASI : PENERIMAAN, TANDA-TANDA, DAN PEMAKNAAN

Yey…! Serial komunikasi akhirnya diterusin lagi. Ini masih lanjutan dari postingan KOMUNIKASI : TRANSMISI yang juga rangkaian dari Massive Open Online Course (MOOC) Introduction to Communication Science, University of Amsterdam’s.

Di tahun 1960-an, kritik atas komunikasi sebagai proses linier bermunculan. Para pengkritik itu berpendapat bahwa setiap orang memberikan arti/makna yang berbeda terhadap pesan yang disampaikan. Jadi tidak ada yang salah dalam proses komunikasi. Mereka fokus pada penerima pesan dan bagaimana si penerima itu menginterpretasikan pesan yang diterimanya menggunakan tools yang dimilikinya dengan melibatkan background, pengetahuan, emosi, dan sebagainya.

Jadi di model baru ini, model non liner, tidak ada output yang salah dalam proses komunikasi. Oh iya di model ini bakal ada istilah baru, namanya polysemic. Polysemic itu intinya setiap orang menginterpretasikan pesan yang diterimanya dengan cara yang berbeda. Istilah lain yang juga berkaitan adalah semiotics/semiology. Istilah ini merujuk pada ilmu yang mempelajari tanda-tanda (signs) dan pengaruh (signification) dalam proses komunikasi. Signs itu bisa diartikan segala sesuatu dalam proses komunikasi. Bisa kata yang diucapkan, foto, kata yang tertulis, dan sebagainya. Sedangkan signification adalah pemberian makna dari signs tadi. Continue reading

Advertisements