Peran Kementerian Keuangan dalam Pengelolaan Barang Sitaan dan Barang Rampasan Negara

Presiden selaku Kepala Pemerintahan memegang kekuasaan pengelolaan keuangan negara sebagai bagian dari kekuasaan pemerintahan. Kekuasaan tersebut meliputi kewenangan yang bersifat umum dan kewenangan yang bersifat khusus. Untuk membantu Presiden dalam penyelenggaraan kekuasaan dimaksud, sebagian dari kekuasaan tersebut dikuasakan kepada Menteri Keuangan selaku Pengelola Fiskal dan wakil Pemerintah dalam kepemilikan kekayaan negara yang dipisahkan.

Menteri Keuangan sebagai pembantu Presiden dalam bidang keuangan pada hakekatnya adalah Chief Financial Officer (CFO) Pemerintah Republik Indonesia yang berwenang dan bertanggungjawab atas pengelolaan aset dan kewajiban negara secara nasional. Kewenangan dan tanggung jawab Menteri Keuangan dalam pengelolaan aset negara saat ini dituangkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah. Continue reading

SEDIKIT MEMBANTU PAK PRESIDEN

WP_20150309_025Pemerintah telah memiliki perencanaan pembangunan proyek-proyek infrastruktur strategis, seperti jalan tol, rel kereta api, armada kapal dan pelabuhan laut bertaraf internasional, serta pembangkit listrik alternatif. Namun, berdasarkan Global Competitiveness Report 2014-2015 yang dirilis oleh Wold Economic Forum, kinerja infrastruktur Indonesia belum mampu mendukung daya saing yang lebih baik. Pada laporan tersebut, indeks infrastruktur Indonesia menduduki peringkat ke-56 dari 144 negara yang disurvei dengan angka indeks 4,4. Di antara negara-negara ASEAN, peringkat negeri kita masih kalah dengan Thailand (peringkat 48 dengan angka indeks 4,58), Malaysia (peringkat 25 dengan angka indeks 5,46), Singapura (peringkat 2 dengan angka indeks 6,54). Continue reading

HARGA KENYAMANAN KERETA API EKONOMI JARAK JAUH

Foto-0086Awal  April ini masyarakat pengguna kereta api kembali heboh. Sebenernya hebohnya juga nggak heboh-heboh banget. Karena sebenarnya sudah ada sedikit antisipasi kehebohan :D. Cerita berawal ketika pada awal Januari 2013, PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI) mulai memasang fasilitas Air Conditioner (AC) pada beberapa gerbong Kereta Api Ekonomi Jarak Jauh (KAEJJ). Seperti kata pepatah ”Ana rega ana rupa” , tentu saja fasilitas ini hanya bisa diperoleh dengan mengorbankan beberapa rupiah lebih mahal dari harga KA Ekonomi non AC. Setidaknya sampai akhir Maret 2013, KAEJJ masih terdiri atas KA Ekonomi non AC dan KA Ekonomi AC.

Nah, menjadi heboh ketika di awal April KAEJJ hanya terdiri atas KA Ekonomi AC. Sudah pasti harga yang harus dikeluarkan oleh pengguna jasa ini bertambah. Yang jadi masalah tambahnya nggak itung-itung gan. Saya kasih contoh harga tiket KA Ekonomi Bengawan jurusan Pasar Senen – Solo Jebres. Harga tiket non AC kereta ini adalah Rp37.500,00, sementara harga tiket AC-nya mencapai Rp120.000,00 (bahkan Rp150.000,00). Muke gile deh 300% lebih naiknya :hammer. Continue reading

RANDOM THINKING TENTANG PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI MENGENAI PIUTANG NEGARA

managing-accounts-receivableSetelah hampir tiga pekan bergelut dengan dunia retorika, sekarang saatnya saya kembali ke dunia nyata yang sebenarnya maya. Bingung maksudnya? Sudah baca saja isi blog saya ini :D. Yang jelas tulisan ini terinspirasi dari perdebatan pelajaran Kepemerintahan yang Baik yang tak menemukan titik terang.

Beberapa saat yang lalu, Mahkamah Konstitusi alias MK mengeluarkan putusan yang cukup seru bagi saya. Ya, memang seru karena berkaitan dengan kerjaan kantor. Meski begitu, tulisan ini murni adalah pendapat saya. Sama sekali tidak mewakili pendapat institusi manapun. Bila ada kesamaan pendapat atau yang lainnya, bisa jadi saya yang nyontek pendapatnya, hehe.

Continue reading

MENGENANG SEMANGAT MILITANSI

pkn i kaosKira-kira mulai akhir Mei 2012 sampai akhir tahun 2012 banyak hal yang ternyata menyenangkan. Kalo dipikir-pikir bener juga quote dosen saya dulu, “Semua akan indah ketika menjadi cerita”. Yah, mau tak mau begitulah faktanya. Fakta ketika Anda berbagi pisuhan dengan rekan-rekan seperjuangan, fakta ketika Anda mengenal lebih banyak orang di seluruh Indonesia, juga fakta ketika mendadak menjadi remeh.

Beberapa bulan yang lalu, saya dan rekan-rekan saya, para milisi, sangat akrab dengan jargon-jargon lucu tapi keren. MILITAN, KREATIF, GAGAH. Ranger dan Zordon. Bahkan “petuah” ato apalah namanya yang membuat saya malas mendengarnya. Sayangnya, mau tak mau jargon-jargon tadi seperti sudah mendarah daging #eeaa. Continue reading

ARISTESI AMANAH

cakepKatanya, semakin besar sebuah organisasi, semakin kompleks pula permasalahan yang harus dihadapi oleh organisasi tersebut. Dan saya rasa, setiap orang pasti hidup dalam suatu tatanan yang melibatkan banyak orang, banyak “kasta”, dan banyak kepentingan dalam suatu komunitas ato apalah namanya.

Mumpung saat ini saya berada pada organisasi yang besar dan lagi mood buat nulis #eeaa, insya Alloh, kali ini saya akan berbagi sedikit pengetahuan tentang pembagian tugas dalam suatu organisasi. Ya…gini-gini sejak SMA saya cukup tau lah apa yang ada dalam organisasi, meski tidak bisa dikatakan seorang aktivis juga sih. Continue reading