MANUSIA ADALAH PEJUANG


sperm_meeting_egg
Beberapa bulan yang lalu, saya mendapat sebuah pelajaran berharga. Pelajaran yang mengingatkan saya akan banyak hal. Well, sesuai judul ini, “Manusia Adalah Pejuang”. Bahkan perjuangannya dimulai sejak belum jadi manusia. Bahkan sebelum sebab lahirnya dia, manusia juga harus berjuang.

Mungkin masih melekat dalam ingatan masa-masa ketika jatuh cinta dulu. Masih ingat ketika seorang pria berjuang meyakinkan calon Bapak Mertua untuk menjadikan anak wanitanya seorang ratu. Masih ingat ketika seorang pria berjuang meyakinkan kedua orang tuanya bahwa dia sudah dewasa dan siap menjadi nahkoda bahtera.

Pun setelah benar-benar menjadi nahkoda, kita juga masih berjuang. Mempertahankan bahtera menuju visinya masing-masing. Menjaga laju sekaligus keseimbangan bahtera itu.

Tentu kita seing mendengar dalam seminar-seminar bahwa kita adalah makhluk pilihan. Makhluk pemenang yang telah bersaing dengan sperma-sperma lain yang jumlahnya entah berapa untuk menuju ovum sehingga jadilah zigot. Ternyata eh ternyata setelah berhasil bertemu ovum, perjuangan belum usai.

Hari kedua belas di bulan Juni menjadi sebuah hari istimewa bagi saya dan istri. Qadaralloh, istri saya mengalami keguguran di usia kandungan 10 pekan. Namun, di situlah Alloh memberikan pelajaran sempurna bahwa manusia memang benar-benar makhluk pejuang.

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi roji’uun’. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk ”. (QS. Al-Baqaroh : 155-157)

Pelajaran lain yang saya dapatkan adalah pelajaran tentang sabar. Dan sepertinya saya gagal, setidaknya karena saya butuh waktu beberapa menit untuk bersabar.

”Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati seorang wanita yang sedang menangis di sisi kuburan. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bertakwalah pada Allah dan bersabarlah.” Kemudian wanita itu berkata, “Menjauhlah dariku. Sesungguhnya engkau belum pernah merasakan musibahku dan belum mengetahuinya.” Kemudian ada yang mengatakan pada wanita itu bahwa orang yang berkata tadi adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian wanita tersebut mendatangi pintu (rumah) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian dia tidak mendapati seorang yang menghalangi dia masuk pada rumah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian wanita ini berkata, “Aku belum mengenalmu.” Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,Sesungguhnya namanya sabar adalah ketika di awal musibah.” (HR. Bukhari, no. 1283)

Semoga tulisan ini bermanfaat. Semoga Alloh mengampuni dosa-dosa kita semua. Aamiin.

Image : http://cdn.womensunitedonline.com/articles/2012/01/sperm_meeting_egg.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s