SEJAUH MANA KEBUTUHAN ANDA?

abraham maslow needsAnda yang pernah belajar psikologi, atau setidaknya tertarik dengan hal-hal berbau psikologi tentu tahu siapa itu Abraham Maslow. Kalo tau Abraham Maslow pasti tau teori hirarki kebutuhan yang membuatnya terkenal sebagai pelopor psikologi humanistik -katanya sih gitu-. Kali ini saya pengen kita melihat dan menilai kualitas diri kita sendiri dari sejauh mana tingkat kebutuhan kita. Percaya nggak percaya itu nanti akan nentuin kualitas diri kita. Harga diri gitu lah kalo kata orang.

Abraham Maslow dalam teori hirarki kebutuhan bikinannya menyatakan bahwa manusia memiliki tingkatan-tingkatan kebutuhan yang unik. Kebutuhan-kebutuhan ini dituangkan dalam sebuah piramida yang membuat kebutuhan yang di atas membuat pemilik kebutuhannya lebih “wah”. Kenapa begitu? Ya emang kalo dilihat dari gambarnya begitu :D.

Well, dalam piramiada kebutuhan versi Maslow, bagian bawah diisi oleh kebutuhan-kebutuhan yang bersifat fisiologis yang kemudian berkembang-berkembang sampai kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri. Katanya sih ya, kebutuhan yang fisiologis sampai kebutuhan esteem alias harga diri sifatnya homeostatis. Kalo manusia merasa kekurangan, maka dia akan berusaha memenuhinya (karena memang itu dibutuhin banget). Nah kalo kebutuhan itu sudah terpenuhi, maka rasa butuh itu akan mulai berkurang. Mungkin udah mencapai kepuasan maksimal gitu.

Yang menarik bagi saya di sini adalah ketika menghubungkan teori ini dengan kerjaan. Kalo Mas Rene Suhardono -seorang Coach Career- punya jargon, “Your job isn’t your career” yang dibahas panjang lebar di buku-buku beliau. Lebih menarik lagi ketika menghubungkan teori ini dengan realita menjadi pekerja magang :hammer. Harus diakui, menjadi pekerja magang memang kurang menyenangkan. Apalagi ketika sistem mengharuskan Anda berada di tempat yang memberikan sedikit porsi buat magangers untuk mengaktualisasikan diri. It’s not about snack, lunch, atau kebutuhan homeostatis lainnya. Ya setidaknya yang tentang esteem bisa dikeluarin lah :D.

Your job isn’t your career. Job adalah alat bagi suatu institusi untuk mencapai tujuan organisasinya. Job adalah sarana bagi manusia untuk memenuhi kebutuhan homeostatisnya. Sedangkan career terkait dengan pengenalan terhadap diri sendiri. Tentang bagaimana mengenal diri sendiri dan mengetahui hal hal yang sangat diminati. Tentang bagaimana menjalankan hidup dengan penuh makna. Tentang bagaimana mencapai kepuasan dan kebahagiaan hidup. Your job isn’t your career.

Images : http://oaks.nvg.org/j/masneeds.gif

Advertisements

3 comments on “SEJAUH MANA KEBUTUHAN ANDA?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s